Berita Trending

Berita Terbaru

Foto Hype

Entertainment

Kang Seo-ha Meninggal Dunia Akibat Kanker Perut, Dunia Hiburan Korea Berduka

Dunia hiburan Korea Selatan kembali berduka. Aktris muda berbakat Kang Seo-ha meninggal dunia pada Sabtu, 13 Juli 2025, pukul 13.30 waktu setempat. Ia menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker perut stadium lanjut yang dideritanya sejak 2024. Kang Seo-ha tutup usia di umur 31 tahun.

Kabar duka ini pertama kali dilaporkan oleh media lokal Sports Kyunghyang dan dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru Korea hingga dunia internasional. Kepergian aktris yang dikenal lewat berbagai drama dan film populer ini pun mengejutkan banyak pihak.

Tetap Syuting hingga Akhir Hayat

Meski sedang menjalani pengobatan, Kang Seo-ha tetap menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap dunia seni peran. Ia bahkan berhasil menyelesaikan proses syuting film terbarunya berjudul 망내인 (Mangnaein) — yang dalam bahasa Indonesia berarti Si Bungsu (judul sementara). Dalam film tersebut, ia berperan sebagai pemeran utama.

Komitmen Kang Seo-ha terhadap pekerjaannya hingga akhir hayat menjadi sorotan dan mendapat banyak pujian. Banyak pihak menyebutnya sebagai sosok pekerja keras yang penuh semangat dan profesionalisme tinggi.

Ucapan Duka Mengalir dari Penggemar dan Rekan Artis

Berita meninggalnya Kang Seo-ha langsung menjadi trending topic di berbagai media sosial. Tagar seperti #RestInPeaceSeoHa dan #KangSeoHaForever mendominasi lini masa Twitter/X dan Instagram.

Rekan-rekan artis yang pernah bekerja sama dengannya turut menyampaikan belasungkawa. Banyak yang mengenangnya sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan penuh semangat meski sedang menghadapi penyakit yang serius.

Kang Seo-ha memulai debutnya di industri hiburan Korea Selatan lebih dari satu dekade lalu. Ia dikenal karena kemampuannya membawakan karakter yang kompleks dengan penuh emosi. Beberapa karyanya sukses secara komersial dan banyak menuai pujian dari kritikus film.

Dengan kepergiannya di usia yang masih sangat muda, dunia hiburan Korea kehilangan salah satu talenta terbaik yang dimilikinya. Para penggemar berharap film terakhirnya dapat segera dirilis sebagai bentuk penghormatan atas karya dan perjuangannya.

14 Jul 2025

Financial

Kemenkeu Hemat Rp 2,82 Triliun Lewat Efisiensi Anggaran Selama 5 Tahun Terakhir

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan berhasil melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 2,82 triliun selama periode 2020 hingga 2024. Efisiensi ini dilakukan tanpa mengganggu kinerja maupun pencapaian target kementerian.

Hal itu diungkap Suahasil dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (14/7/2025). Ia menegaskan, efisiensi tersebut merupakan hasil dari penyesuaian anggaran yang awalnya dilakukan saat pandemi Covid-19 dan kini terus dijalankan sebagai bagian dari budaya kerja yang lebih hemat dan efektif.

"Total efisiensi selama lima tahun terakhir adalah sebesar Rp 2,82 triliun, dan ini tidak memengaruhi output maupun target yang telah ditetapkan," jelas Suahasil di hadapan anggota dewan.

Efisiensi Tanpa Kompromi terhadap Kinerja

Suahasil menambahkan, penghematan tersebut tidak mengurangi kualitas layanan dan output dari kementerian. Justru, efisiensi ini menjadi strategi berkelanjutan yang diterapkan untuk memperkuat ketahanan fiskal nasional.

"Komitmen kami adalah melanjutkan efisiensi yang sudah dijalankan sejak masa Covid-19. Kami tidak ingin hanya efisien saat krisis, tapi menjadikannya sebagai kebiasaan baik," imbuhnya.

Langkah Efisiensi Berlanjut ke Tahun Anggaran 2025

Efisiensi anggaran ini juga menjadi acuan dalam penyusunan anggaran tahun 2025. Suahasil menegaskan, prinsip hemat dan akuntabel tetap menjadi fokus dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

Langkah-langkah efisiensi tersebut meliputi optimalisasi penggunaan teknologi informasi, pengurangan perjalanan dinas yang tidak perlu, serta efisiensi dalam kegiatan pertemuan dan pelatihan.

Kementerian Keuangan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran agar lebih efektif, transparan, dan bertanggung jawab. Wamenkeu menegaskan bahwa efisiensi bukan sekadar pemotongan anggaran, melainkan strategi manajemen keuangan negara yang modern dan adaptif.

14 Jul 2025

Lifestyle

Bukan Sekadar Gelar! Ini Manfaat Nyata Lanjut Kuliah S2 untuk Karier dan Hidupmu

FYPmedia - Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, banyak lulusan S1 mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2). Namun, keputusan ini tentu bukan hal sepele—dibutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.

Jadi, apa sebenarnya alasan yang membuat seseorang memutuskan untuk kuliah S2? Berikut adalah 7 alasan utama yang sering menjadi motivasi orang untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana.

1. Menambah Spesialisasi dan Keahlian

S1 biasanya memberikan pengetahuan umum di bidang tertentu. Namun, di jenjang S2, kamu akan mempelajari ilmu yang lebih spesifik dan mendalam. Ini penting terutama jika kamu ingin menjadi ahli di bidang tertentu, seperti hukum bisnis, data science, psikologi klinis, atau kebijakan publik.

Dengan kuliah S2, kamu bisa memperkuat kompetensi dan menjadi lebih kredibel dalam bidang yang kamu geluti.

2. Meningkatkan Peluang Karier

Banyak perusahaan mulai mencari kandidat dengan kualifikasi lebih tinggi untuk posisi strategis. Dengan gelar S2, peluangmu untuk naik jabatan, mendapatkan posisi manajerial, atau pindah ke perusahaan yang lebih besar bisa terbuka lebar.

Beberapa sektor seperti akademik, riset, dan lembaga pemerintahan juga menjadikan gelar S2 sebagai syarat minimum.

3. Menambah Jaringan Profesional

Kuliah S2 adalah momen emas untuk membangun relasi dengan orang-orang yang satu visi, baik sesama mahasiswa, dosen, maupun profesional dari industri. Networking ini bisa sangat berguna di kemudian hari—baik untuk peluang kerja, kolaborasi bisnis, maupun riset bersama.

4. Meningkatkan Potensi Gaji

Data dari berbagai survei karier menunjukkan bahwa lulusan S2 cenderung memiliki rata-rata gaji lebih tinggi dibandingkan lulusan S1. Gelar lanjutan menunjukkan komitmen, kemampuan intelektual, dan keahlian lebih tinggi, yang dihargai oleh perusahaan.

5. Membuka Peluang Mengajar atau Meneliti

Jika kamu ingin berkarier di dunia akademik, kuliah S2 adalah langkah wajib. Banyak kampus mensyaratkan gelar minimal magister untuk menjadi dosen atau peneliti. Selain itu, kamu juga bisa membuka peluang untuk melanjutkan ke jenjang doktoral (S3).

6. Mendapatkan Perspektif Baru

Belajar di jenjang S2 (terutama jika dilakukan di luar negeri atau program lintas disiplin) bisa membuka wawasan dan cara pandang baru. Kamu akan dilatih untuk berpikir kritis, memecahkan masalah kompleks, dan mengembangkan pendekatan yang lebih luas terhadap isu-isu di bidangmu.

7. Mewujudkan Impian Pribadi

Bagi sebagian orang, kuliah S2 adalah impian pribadi—baik untuk membanggakan keluarga, mencapai ambisi akademik, atau sebagai bentuk self-fulfillment. Tidak semua motivasi harus bersifat praktis; terkadang, semangat belajar dan rasa ingin tahu adalah alasan terbaik.

Memutuskan untuk kuliah S2 memang bukan langkah kecil. Tapi dengan tujuan yang jelas dan komitmen yang kuat, jenjang pascasarjana bisa menjadi batu loncatan menuju masa depan yang lebih baik.

Apakah kamu ingin mengembangkan diri? Meningkatkan karier? Atau sekadar menjawab rasa penasaran akademik? Apapun alasannya, pastikan keputusan itu dilandasi oleh visi yang kuat—karena kuliah S2 bukan sekadar menambah gelar, tapi membentuk versi terbaik dari dirimu sendiri. (ra)

08 Aug 2025

Edu/Tech

BMKG: Cuaca Dingin Bukan karena Aphelion, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Belakangan ini, banyak masyarakat Indonesia mengeluhkan suhu udara yang terasa lebih dingin dari biasanya, terutama di pagi dan malam hari. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa cuaca dingin tersebut bukan disebabkan oleh fenomena Aphelion.

Melansir dari situs resmi bmkg.go.id, Aphelion adalah fenomena astronomi tahunan ketika bumi berada pada titik terjauhnya dari matahari dalam orbit elipsnya. Fenomena ini biasanya terjadi sekitar bulan Juli setiap tahunnya.

“Perlu dipahami bahwa Aphelion tidak secara langsung menyebabkan cuaca dingin ekstrem di Indonesia. Dampaknya terhadap suhu permukaan bumi sangat kecil,” tulis BMKG dalam keterangannya, Rabu (10/7/2025).

Apa Itu Aphelion?

Aphelion berasal dari bahasa Yunani: apo (jauh) dan helios (matahari). Saat fenomena ini terjadi, jarak bumi dan matahari mencapai titik maksimum, yaitu sekitar 152,1 juta kilometer. Sebagai perbandingan, saat Perihelion—titik terdekat bumi ke matahari pada Januari—jaraknya sekitar 147 juta kilometer.

Dengan selisih sekitar 3 persen jarak, fenomena ini tidak cukup signifikan untuk menyebabkan penurunan suhu secara drastis, seperti yang banyak dikira masyarakat.

Lalu, Kenapa Udara Terasa Dingin?

BMKG menjelaskan bahwa penyebab utama cuaca dingin saat ini adalah angin monsun timuran. Angin ini berasal dari Benua Australia yang sedang mengalami musim dingin, dan membawa massa udara kering dan dingin ke wilayah Indonesia, terutama bagian selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Inilah yang menyebabkan udara pagi hingga malam hari terasa lebih dingin, terutama di dataran tinggi atau daerah pegunungan,” tulis BMKG.

Waspadai Penurunan Suhu Ekstrem

Meskipun tidak berbahaya, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca dingin terhadap kesehatan, terutama pada anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit pernapasan. Disarankan untuk tetap mengenakan pakaian hangat saat malam dan menjaga daya tahan tubuh. (ryd)

12 Jul 2025

Lifestyle

Tragedi Pejompongan: Ojol Affan Kurniawan Tewas Usai Ditabrak Rantis Polisi

Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak kendaraan taktis (rantis) polisi saat demo menolak tunjangan DPR di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis petang (28/8/2025). Peristiwa tragis ini terjadi di Pejompongan, Jakarta Pusat, ketika situasi unjuk rasa semakin ricuh.

Kematian Affan sontak memicu perhatian publik. Pasalnya, demo menolak kenaikan tunjangan DPR ini sudah berlangsung dua kali dan kini memakan korban jiwa. Polisi pun langsung mengambil langkah cepat, termasuk mengamankan sejumlah anggotanya yang terlibat.

Berikut lima fakta terkait driver ojol yang tewas tertabrak rantis polisi di Jakarta.

1. Tewas Saat Demo Ricuh Tolak Tunjangan DPR

Peristiwa nahas menimpa Affan Kurniawan di kawasan Pejompongan, Kamis petang (28/8/2025). Saat itu, ribuan massa turun ke jalan menolak kenaikan tunjangan anggota DPR yang dinilai fantastis. Dalam kondisi ricuh, sebuah rantis polisi melaju kencang dan menabrak korban hingga tewas di lokasi kejadian.

2. Korban Merupakan Driver Ojol

Affan Kurniawan diketahui sebagai driver ojek online yang kebetulan berada di lokasi saat kericuhan pecah. Jenazah korban segera dievakuasi ke RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

3. Tujuh Oknum Brimob Diamankan

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, menyebut ada tujuh oknum anggota Brimob yang diamankan terkait insiden ini. Mereka kini menjalani pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob.

“Proses pemeriksaan dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak eksternal,” ujar Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jumat (29/8/2025) dini hari.

4. Kapolri Minta Maaf kepada Keluarga dan Komunitas Ojol

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menemui keluarga korban di RSCM. Ia menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf kepada keluarga Affan serta seluruh komunitas ojol di Indonesia.

“Saya juga minta maaf kepada keluarga besar ojol dan masyarakat atas musibah ini. Kasus akan diusut tuntas,” tegas Kapolri.

5. Polisi Janji Tindak Tegas dan Tanggung Biaya Korban

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah.

Selain itu, polisi juga menanggung seluruh biaya rumah sakit hingga pemakaman korban. “Apa yang menjadi tanggungan korban sepenuhnya ditanggung oleh kami,” kata Asep.

Tragedi tewasnya driver ojol Affan Kurniawan akibat tertabrak rantis polisi saat demo ricuh di DPR menjadi sorotan publik. Insiden ini tidak hanya menambah daftar korban dalam aksi unjuk rasa, tetapi juga menuntut komitmen transparansi aparat dalam penegakan hukum. (ra)

28 Aug 2025

Edu/Tech

Jangan Remehkan Bad Mood Harian

Pernahkah kamu merasa bad mood seharian tanpa alasan yang jelas? Mungkin kamu pikir itu hal biasa. Namun, jika kondisi ini berlangsung terus menerus, dampaknya bisa jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Bad mood bukan hanya sekadar rasa kesal atau bete, tapi bisa memengaruhi kesehatan mental, fisik, hingga kualitas hubunganmu dengan orang lain.

Mari kita bahas lebih dalam tentang bahaya bad mood yang sering diabaikan, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang.

1. Mengganggu Kesehatan Mental

Bad mood yang berkepanjangan dapat menjadi tanda awal masalah psikologis. Perasaan mudah marah, cemas, atau sedih setiap hari bisa berkembang menjadi stres kronis, bahkan depresi.

Menurut pakar psikologi, suasana hati yang negatif terus menerus bisa membuat otak terbiasa dengan pola pikir pesimis. Jika tidak segera diatasi, kamu bisa kehilangan motivasi, produktivitas menurun, dan merasa hidup tidak lagi menyenangkan.

2. Merusak Kesehatan Fisik

Bukan hanya mental, bad mood yang tak kunjung reda juga memengaruhi kondisi fisik. Saat suasana hati buruk, tubuh menghasilkan hormon stres seperti kortisol. Jika kadar kortisol terus tinggi, sistem imun akan melemah dan kamu lebih mudah sakit.

Beberapa efek fisik yang bisa muncul akibat bad mood berkepanjangan antara lain:

  • Sakit kepala berulang

  • Gangguan tidur (insomnia)

  • Masalah pencernaan

  • Tekanan darah tinggi

Bayangkan jika semua ini berlangsung dalam jangka panjang, risiko penyakit serius bisa meningkat.

3. Menurunkan Produktivitas

Generasi muda dikenal penuh semangat dan kreatif. Namun, bad mood terus menerus bisa menghambat potensi tersebut. Saat suasana hati buruk, fokus menjadi terganggu, kreativitas menurun, dan pekerjaan terasa berat.

Akibatnya, target yang seharusnya mudah dicapai jadi terhambat. Dalam jangka panjang, hal ini bisa merugikan karier maupun pendidikan.

4. Merusak Hubungan Sosial

Pernah merasa ingin menyendiri saat bad mood? Itu hal wajar. Namun, jika dibiarkan terus menerus, kamu bisa kehilangan koneksi dengan orang-orang terdekat.

Suasana hati yang buruk sering membuat seseorang mudah tersinggung, berbicara kasar, atau menarik diri dari lingkungan sosial. Jika kebiasaan ini terus berulang, hubungan dengan keluarga, sahabat, bahkan pasangan bisa terganggu.

5. Menurunkan Kualitas Hidup

Bad mood yang berkepanjangan perlahan merampas kebahagiaan. Kamu mungkin jadi sulit menikmati hal-hal kecil yang sebelumnya menyenangkan. Perasaan negatif yang menumpuk membuat hidup terasa hambar, monoton, bahkan melelahkan.

Kualitas hidup yang menurun ini bisa berdampak luas, mulai dari kesehatan, prestasi, hingga relasi sosial. Jika tidak segera ditangani, bad mood bisa berubah menjadi gaya hidup negatif yang sulit dikendalikan.

Cara Mengatasi Bad Mood Terus Menerus

Kabar baiknya, bad mood bukanlah kondisi permanen. Ada banyak cara untuk mengelola dan mengurangi dampaknya:

  • Kenali pemicu bad mood: catat hal-hal yang membuat suasana hati buruk agar lebih mudah dihindari.

  • Rutin olahraga: aktivitas fisik terbukti meningkatkan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih baik.

  • Cukup tidur: kualitas tidur yang baik sangat berpengaruh pada mood harian.

  • Berbagi cerita: bicarakan perasaan dengan teman, keluarga, atau profesional agar tidak memendam emosi sendiri.

  • Lakukan hal menyenangkan: musik, hobi, atau sekadar jalan santai bisa jadi cara ampuh mengusir bad mood.

Dengan kebiasaan positif, suasana hati bisa lebih stabil dan hidup terasa lebih seimbang. (ra)

25 Aug 2025

Edu/Tech

Rahasia Penulis Muda Bisa Terbitin Buku dengan Mudah dan Profesional

Dalam dunia literasi yang terus berkembang, menemukan penerbit buku yang kredibel dan mendukung penulis dari berbagai latar belakang menjadi sebuah kebutuhan penting. Salah satu referensi penerbit yang mulai menarik perhatian dalam dunia penerbitan nasional adalah Penerbit Pustaka Riyadz.

Didirikan pada tahun 2021 oleh seorang penulis dan pegiat literasi muda, Pustaka Riyadz hadir sebagai angin segar bagi para penulis pemula hingga profesional yang ingin menerbitkan karyanya secara profesional namun tetap personal.

Siapa Penerbit Pustaka Riyadz?

Penerbit Pustaka Riyadz merupakan penerbit independen yang berfokus pada misi memajukan literasi Indonesia melalui penerbitan buku-buku bermutu. Didirikan oleh Riyadz Aqsha, seorang penulis muda yang telah menerbitkan belasan buku dan aktif dalam gerakan literasi di Indonesia.

Dengan pengalaman di dunia tulis-menulis dan penerbitan, Riyadz Aqsha membangun Pustaka Riyadz sebagai rumah literasi yang ramah bagi penulis—baik pemula maupun berpengalaman. Visi besarnya adalah menghadirkan penerbitan yang tidak hanya fokus pada komersial, tetapi juga pada nilai, karya, dan kontribusi sosial.

Kenapa Memilih Pustaka Riyadz?

Ada banyak penerbit buku di Indonesia, tetapi berikut beberapa alasan mengapa Pustaka Riyadz layak menjadi referensi utama bagi Anda yang ingin menerbitkan buku:

  1. Pendampingan Personal untuk Penulis
    Pustaka Riyadz memberikan pendampingan langsung bagi setiap penulis yang bergabung. Mulai dari tahap penyuntingan, layout, hingga desain cover, penulis diajak berdiskusi agar hasil akhir benar-benar mencerminkan visi penulis.

  2. Proses Penerbitan Cepat dan Transparan
    Tidak perlu menunggu berbulan-bulan tanpa kabar. Di Pustaka Riyadz, penulis akan mendapatkan timeline penerbitan yang jelas dan komunikasi yang intensif.

  3. Fokus pada Karya Bermutu
    Buku-buku yang diterbitkan tidak hanya untuk dijual, tetapi juga untuk memberikan dampak. Pustaka Riyadz aktif menerbitkan buku motivasi, pendidikan, spiritualitas, dan fiksi yang mendidik.

  4. Terbuka untuk Semua Kalangan
    Baik pelajar, mahasiswa, dosen, profesional, bahkan ibu rumah tangga sekalipun bisa menerbitkan buku bersama Pustaka Riyadz. Tak ada batasan latar belakang—yang penting punya semangat menulis dan berbagi kebaikan melalui karya.

Kiprah Pustaka Riyadz di Dunia Literasi

Selain menerbitkan buku, Pustaka Riyadz juga aktif mengadakan program literasi seperti pelatihan menulis, workshop, kelas online, hingga bootcamp menulis. Hal ini sejalan dengan misi besarnya untuk menjadikan literasi sebagai gaya hidup anak muda Indonesia.

Pustaka Riyadz juga terlibat dalam komunitas literasi seperti "Siap Menulis Indonesia", komunitas yang mengajak generasi muda untuk aktif menulis dan berkarya.

Testimoni Penulis

Banyak penulis muda menyatakan kepuasan mereka bekerja sama dengan Pustaka Riyadz. Salah satunya, Dira, penulis novel remaja, mengatakan:

“Saya merasa sangat terbantu oleh tim Pustaka Riyadz. Mereka mendampingi saya dari awal naskah mentah sampai jadi buku utuh. Rasanya seperti punya tim impian sendiri!”

Di tengah banyaknya penerbit buku yang ada, Penerbit Pustaka Riyadz hadir sebagai solusi bagi penulis yang mencari penerbit berkualitas, komunikatif, dan suportif. Dengan semangat literasi yang dibawa oleh pendirinya, Riyadz Aqsha, penerbit ini tak hanya menerbitkan buku—tetapi juga melahirkan karya-karya yang menginspirasi.

21 Jul 2025

Internasional

Virus Human Metapneumovirus (HMPV): 7 Fakta Penting yang Harus Anda Ketahui


1. Virus Human Metapneumovirus (HMPV) Bukan Virus BaruVirus

Human Metapneumovirus (HMPV) ditemukan pertama kali pada tahun 2001 dan telah beredar secara global. Di Indonesia sendiri, virus ini sudah pernah ditemukan dan kini kembali mencuat karena laporan kasus baru yang menyerang anak-anak. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena virus ini bukan hal baru dalam dunia medis.

2. Gejala Virus Human Metapneumovirus (HMPV) Mirip Flu Biasa

HMPV menimbulkan gejala ringan hingga sedang seperti:

  • Batuk
  • Pilek
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas ringan

Sebagian besar penderita pulih tanpa perawatan khusus. Namun, pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan imun lemah, infeksi dapat menyebabkan komplikasi saluran napas bawah.

3. Penularan Virus HMPV Cepat, Tapi Bisa Dicegah

Virus ini menyebar lewat droplet dari batuk atau bersin. Penularan lebih mudah terjadi di lingkungan padat atau ruangan tertutup. Pencegahannya meliputi seperti cuci tangan rutin, gunakan masker saat sakit, hindari kontak langsung dengan penderita, jaga daya tahan tubuh.

4. HMPV Bukan Penyebab Wabah di Tiongkok

Menkes Budi meluruskan isu yang menyebutkan HMPV sebagai penyebab lonjakan kasus di Tiongkok. Faktanya, virus utama yang meningkat di sana adalah influenza H1N1, sementara HMPV hanya menempati urutan ketiga dari sisi prevalensi.

5. HMPV Berbeda dengan COVID-19

HMPV bukan virus baru seperti SARS-CoV-2 (COVID-19), sehingga sistem imun manusia sudah mengenalnya lebih dulu. Gejala HMPV cenderung lebih ringan, dan tidak menimbulkan lonjakan kematian seperti pada awal pandemi COVID-19.

6. Langkah Kesehatan yang Direkomendasikan Kemenkes

Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan pola hidup sehat. Protokol 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) masih sangat efektif melawan HMPV. Jika Anda atau anak mengalami gejala pernapasan, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

7. Tetap Waspada, Tidak Perlu Panik

Virus Human Metapneumovirus (HMPV) memang patut diwaspadai, terutama oleh kelompok rentan. Namun, masyarakat tidak perlu panik. Edukasi yang benar dan pola hidup bersih akan sangat membantu mencegah penularan. Pemerintah juga terus memantau dan memastikan penanganan dini bagi yang terinfeksi.


15 Jul 2025

Lifestyle

Mau Finansial Aman 5 Tahun Lagi? Mulai Nabung Emas Sekarang!

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar, tren menabung emas kembali mencuat sebagai pilihan investasi yang aman dan menguntungkan. Banyak kalangan, mulai dari mahasiswa hingga ibu rumah tangga, mulai melirik tabungan emas sebagai cara menyimpan uang yang lebih cerdas.

Menurut data terbaru dari Pegadaian dan beberapa platform investasi digital, jumlah pengguna layanan tabungan emas meningkat signifikan dalam satu tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi jangka panjang makin tinggi.

Kenapa Harus Nabung Emas Sekarang?

Pakar keuangan Syafira Putri menjelaskan, menabung emas memiliki sejumlah keunggulan dibanding bentuk simpanan lain. Salah satunya adalah nilai emas yang cenderung stabil bahkan terus meningkat dalam jangka panjang.

“Emas bisa jadi proteksi terhadap inflasi. Nilainya tidak mudah tergerus seperti uang tunai,” kata Syafira dalam seminar keuangan di Jakarta, Selasa (15/7).

Selain itu, menabung emas kini semakin mudah dilakukan. Masyarakat bisa memulainya hanya dengan Rp10.000 lewat aplikasi digital seperti Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, Shopee Emas, atau aplikasi bank syariah.

Bisa Dimulai dari Kecil, Cocok untuk Semua Kalangan

Berbeda dengan membeli emas batangan konvensional, tabungan emas memungkinkan siapa pun untuk menyicil gram demi gram sesuai kemampuan. Misalnya, dengan menabung 0,01 gram per minggu, pengguna bisa mengumpulkan tabungan emas secara bertahap tanpa beban.

“Dulu orang berpikir harus punya uang jutaan dulu buat beli emas. Sekarang cukup dengan recehan, kita bisa mulai investasi,” ujar Farhan, mahasiswa di Bandung yang sudah menabung emas sejak 2023.

Aman dan Bisa Dicairkan Kapan Saja

Selain mudah diakses, tabungan emas juga memiliki fleksibilitas tinggi. Pengguna bisa mencairkan dalam bentuk uang tunai atau bahkan dalam bentuk fisik (emas batangan), tergantung kebutuhan.

Platform resmi seperti Pegadaian, Antam, dan beberapa bank sudah memiliki sistem keamanan dan pengawasan dari OJK, sehingga menabung emas tergolong aman dan terpercaya.

Tips Memulai Nabung Emas:

  1. Pilih platform yang terdaftar dan diawasi OJK.

  2. Tetapkan tujuan jangka panjang seperti dana darurat, pendidikan anak, atau ibadah haji.

  3. Sisihkan uang secara rutin, misalnya setiap minggu atau bulan.

  4. Pantau harga emas secara berkala, tapi jangan terlalu terpaku pada fluktuasi jangka pendek.

  5. Gabungkan dengan edukasi keuangan, agar makin paham cara kerja investasi.

19 Jul 2025

Internasional

50 Tahun Bersahabat, Indonesia dan Peru Sepakat Perkuat Perdagangan & Perangi Narkotika

Indonesia dan Peru sepakat memperkuat kerja sama di sektor pemberantasan narkotika dan perdagangan ilegal. Kesepakatan ini diumumkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zeggara dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Presiden Prabowo menegaskan, ancaman narkotika dan perdagangan ilegal menjadi masalah serius yang membahayakan kedua negara. Karena itu, kolaborasi di sektor ini dinilai penting untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan.

“Kita sepakat kerja sama dalam pemberantasan narkotika dan perdagangan ilegal. Ini yang sangat membahayakan kedua negara,” ujar Presiden Prabowo dalam konferensi pers bersama Presiden Dina Boluarte.

Peringati 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia–Peru

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum bersejarah karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Peru. Kedua pemimpin menandatangani Deklarasi Bersama sebagai simbol penguatan kemitraan strategis.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selain isu keamanan, Indonesia dan Peru berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan bilateral. “Kita telah selesai membuat deklarasi bersama dalam rangka memperingati 50 tahun kerja sama,” ungkapnya.

Kerja sama perdagangan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi produk unggulan dari kedua negara untuk masuk ke pasar masing-masing.

Dorong Keterhubungan Asia–Pasifik

Selain membahas kerja sama ekonomi dan keamanan, Presiden Prabowo dan Presiden Dina Boluarte juga menyoroti perkembangan kondisi global terkini. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap mendukung keterhubungan antara Asia dan Peru.

“Indonesia memiliki posisi strategis di kawasan Asia, dan Peru berada di sisi Pasifik Amerika. Konektivitas kedua negara dapat menjadi jembatan penting bagi pertumbuhan perdagangan lintas benua,” ujarnya.

Kedua negara kemudian menandatangani Perjanjian Kerja Sama Komprehensif Indonesia–Peru. Perjanjian ini mencakup perluasan akses pasar, peningkatan investasi, dan penguatan kolaborasi di berbagai sektor strategis.

“Perjanjian ini akan memperluas akses pasar serta meningkatkan aktivitas perdagangan kedua negara,” tegas Prabowo.

Apresiasi Kepemimpinan Peru di APEC 2024

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Peru sebagai tuan rumah APEC 2024. Menurutnya, peran aktif Peru dalam forum ekonomi kawasan Pasifik patut diapresiasi karena mendorong integrasi ekonomi yang inklusif.

“Kita juga komitmen untuk meningkatkan kerja sama sebagai negara Pasifik,” kata Prabowo.

Presiden Dina Boluarte menyambut positif berbagai inisiatif yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa Peru melihat Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar untuk memperkuat hubungan bilateral, baik di bidang ekonomi, keamanan, maupun budaya.

Langkah Nyata Perangi Perdagangan Ilegal

Kerja sama di bidang pemberantasan narkotika dan perdagangan ilegal akan diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, termasuk pertukaran informasi intelijen, pelatihan aparat penegak hukum, dan operasi gabungan lintas negara.

Kedua negara juga akan memperkuat koordinasi di forum internasional seperti United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) untuk memerangi jaringan kejahatan transnasional.

Indonesia dan Peru sama-sama memiliki tantangan dalam mengatasi peredaran narkotika dan penyelundupan barang ilegal yang melibatkan sindikat lintas benua. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan jalur perdagangan ilegal dapat ditekan, sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Prospek Hubungan Indonesia–Peru ke Depan

Penguatan kerja sama Indonesia dan Peru tidak hanya terbatas pada bidang keamanan dan perdagangan. Kedua negara juga membuka peluang kolaborasi di sektor pariwisata, pendidikan, energi terbarukan, dan riset teknologi.

Sebagai negara berkembang yang memiliki kekayaan alam melimpah, baik Indonesia maupun Peru diyakini dapat saling melengkapi. Indonesia, dengan pasar besar di Asia Tenggara, menjadi pintu masuk bagi Peru ke kawasan ASEAN. Sementara Peru dapat menjadi gerbang bagi produk Indonesia ke pasar Amerika Latin.

Dengan kesepakatan yang telah ditandatangani, hubungan diplomatik Indonesia–Peru diproyeksikan akan semakin erat. Kedua negara optimistis bahwa kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi rakyat masing-masing, sekaligus memperkuat posisi di kancah internasional. (ra)

11 Aug 2025

Video

Berita Lainnya