Cari Artikel
Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar
Sumber Gambar: Ilustrasi kapal terbakar /Murianews

Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar

Daerah | 03 Feb 2026 - 16:24

Penulis: Subhan Fajrian

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,.Sebuah kapal nelayan meledak dan terbakar saat sedang bersandar di dermaga, mengakibatkan puluhan nelayan dan buruh angkut mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis. 

“ Iya benar, kapal nelayan meledak saat akan masuk ke Pelabuhan Paotere," ujar Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, dilansir, Selasa 2 Febuari 2026.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30–05.00 WITA di kawasan tanggul pelabuhan, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah. Kapal nelayan yang terlibat dalam ledakan diketahui bernama KM Risnawati Indah. Kapal tersebut saat itu sedang bersiap membongkar hasil tangkapan ikan yang akan didistribusikan ke tempat pelelangan ikan setempat. 

Menurut keterangan polisi, ledakan diduga dipicu oleh percikan api dari mesin kapal saat salah seorang anak buah kapal (ABK) menyalakan mesin yang digunakan sebagai penerangan sebelum proses pembongkaran dimulai.

“Tiba-tiba terdengar ledakan keras dari bagian depan kapal sebelum api menyebar ke area mesin,” ujar petugas.

Korban dan Evakuasi

Dalam insiden ini, sembilan sampai sepuluh orang dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat cedera berbeda, mulai dari luka bakar hingga patah tulang. 

Seluruh korban yang terdiri dari awak kapal dan satu orang buruh angkut telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut data awal, di antara korban terdapat nakhoda kapal dan beberapa ABK yang mengalami luka serius, sementara sebagian lainnya mengalami luka ringan. Beberapa korban bahkan harus dilakukan observasi intensif oleh tim medis.

Penanganan di Lokasi

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, dan tim relawan sigap menanggapi kejadian ini. Mereka melakukan pemadaman api, evakuasi korban, serta pengamanan area pelabuhan agar kobaran api tidak menyebar ke kapal atau sarana lain di Pelabuhan Paotere. 

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian dan tim identifikasi forensik. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut. Mereka juga terus memantau status kesehatan korban dan akan memberikan update resmi setelah proses penyelidikan selesai.

Pihak berwenang mengimbau seluruh nelayan dan pelaku usaha di pelabuhan agar meningkatkan kewaspadaan keselamatan kerja, termasuk pemeriksaan mesin dan peralatan kapal, terutama pada saat bongkar muat hasil tangkapan ikan. 

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya protokol keselamatan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. 


 

Iklan

Berita Lainnya